Jun
27
2016

Virtual Data Rooms as a litigation solution

Using VDR during litigation will make the process quicker, more clear and efficient!
Fast and quick are the words describing today’s world, which is becoming more and more digital with every day. Due to these changes, people try to make everything quickly approachable and digital. For example, companies are getting reduced from Physical Data Rooms (PDRs) and beginning to store the information in so-called Virtual Data Rooms (VDRs). Virtual Data Rooms enable the high-level security of company’s data, 24/7 online access, all-time support and are cheap in use. The simplicity of its usage attracts companies from different industry branches such as accounting, marketing, banking, pharmaceuticals, law etc.

VDR during litigation process

The business of law is changing rapidly. Lawyers are dealing with decreased timelines, collaborating with co-clients and counseling all over the world. That all causes some troubles in making sure that people are sharing the right information, that files and versions are accessible to the right people at the right time across the world. That’s where the VDR comes in, providing great solutions to all company’s internal law teams as well as external and helping them to communicate and solve trial questions faster.

During litigation, VDR enables quick access to the private information in order to view the contract and explore the evidence to the case quickly. Virtual data room providers will make it easy for you to organize all documents in a way that your client and other members of the trial will access all information fast and easily. You can also use VDR to collect and analyze the information in order to be prepared to every pre-trial, trial and post-trial phase.
Handling a huge volume of users and documents in the trial of the class action, and to meet shared between you and co-counsel inherent to VDR - he was built for this purpose. Our model resolution allows customizing the personal folders - where the plaintiffs and co-counsel can load your own data is visible only to himself and shared folders are visible to all. Tools such as in-app messaging, email notification, and the designation of tasks via comments, status, and tags built into VDR, to help you navigate the process.

Here are some beneficial features you may get from using VDR for your litigation process:
Save your time and money

First of all, it saves a great amount of time. Using online storage the process will take minutes when earlier it used to take days or even weeks. There’s no need to go through cabinets searching for different documents placed on endless shelves.

You may be sure that all parties will access only the information you want to show them and nothing will be overlooked.
VDR and everyone will access them from where they are at that very moment.

Lawyers also don’t have to sit at the office all night, searching through files – with the help of VDR they are able to reach for files outside the office.
With the help of VDR, you are now provided with confidentiality

Being send from part A to part B via post, there is a huge chance of documents’ leakage which can cause great problems for lawyers and the law firm itself. Using VDR your files are insured against robbery etc.

VDR providers always use high-end protection such as encrypted passwords, complete authorization of the user and all of that ensures that your sensitive information doesn’t get into the wrong hands or it will be displayed elsewhere.

Secure VDR enables complete control over all information used during the litigation process. You may see in the real time what files are being accessed to and viewed. At the same time, the opponent company may view only those folders you want them to view.

In comparison to physical data storages, Virtual Data Rooms are efficient and way more useful in many different branches as well as during litigation. One of the biggest VDR’s advantages is an ability to work remotely (it will not disrupt the working of the target mode), control range of people who have access to documents (they are granted, are personal passwords), and the ability to provide the documents to several consultants simultaneously (e.g., legal and financial or when there are few potential buyers and their advisors check the target company at the same time), the ability to adjust the parameters of documents and information (for example, a ban on printing or copying), process control, speed and volume of documents ( this allows the buyer to understand what could be the reason for the delay preparation of the report - the slow work of the consultant or the late submission of documents by purpose).

Oct
29
2015

Buka Konsultasi Beasiswa ke Jepang

SOLO – Seminar Pendidikan dan Budaya Jepang yang digelar Pusat Studi Jepang (PSJ) Sabtu (24/10) dimanfaatkan peserta untuk berkonsultasi tentang beasiswa pendidikan ke Negeri Sakura. Selain itu, peserta juga diajak mengenal budaya dan karakteristik warga Jepang.

Selengkapnya

Oct
29
2015

Meski Baru Pertama, Seminar Pendidikan dan Budaya Jepang Dapat Sambutan Baik

Pusat Studi Jepang Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bekerja sama dengan Japan Foundation sukses gelar Seminar Pendidikan dan Budaya Jepang, Sabtu(24/10/2015). Seminar yang diselenggarakan di aula Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ini berhasil menarik 130 lebih peserta meski baru pertama kali dilaksanakan oleh Pusat Studi Jepang (PSJ), dan juga pertama kali di UNS. Jumlah ini melebihi target peserta dari panitia.

Selengkapnya

Sep
22
2015

Seminar Sosialisasi Pendidikan dan Budaya Jepang

Pusat Studi Jepang LPPM UNS akan mengadakan kegiatan “Seminar Sosialisasi Pendidikan dan Budaya Jepang” yang akan dilaksanakan pada:

Tanggal: 24 Oktober 2015
Tempat: Aula LPPM Lt. 4
Jam: 08.00 - 15.00

dengan pembicara:

  1. Mr. Tadashi Ogawa (Director General - The Japan Foundation), dengan materi: Pengenalan Budaya Jepang dan Karakteristik Orang Jepang
  2. Prof. Dr. Ahmad Yunus (Alumni Okayama University), dengan materi: Sharing Pengalaman Studi Lanjut di Jepang
  3. dr. Tonang Dwi Ardyanto, Ph.D (Alumni Tottori University), dengan materi: Tips dan Trik Mendapatkan Beasiswa Studi Lanjut di Jepang

Tujuan dari kegitan ini adalah:

  1. Menyebarluaskan informasi tentang pendidikan dan budaya Jepang kepada kalangan dosen dan mahasiswa di Wilayah Solo Raya
  2. Menyebarluaskan informasi tentang proses aplikasi studi lanjut ke Jepang kepada mahasiswa dan dosen di Wilayah Solo Raya
  3. Menyampaikan informasi tentang budaya dan karakteristik kehidupan di Jepang sebagai bekal tinggal, baik dalam rangka studi lanjut maupun bekerja di Jepang
  4. Menyampaikan informasi tentang peluang beasiswa studi lanjut di Jepang dan cara peraihannya
  5. Menyebarluaskan informasi tentang beberapa universitas ternama di Jepang

Selain seminar, dalam kegiatan ini juga terdapat stand-stand pameran universitas Jepang yang dapat di manfaatkan oleh peserta untuk mendapatkan informasi mengenai universitas tersebut dan konsultasi beasiswa. Beberapa universitas Jepang yang ada dalam pameran ini adalah:

Nagoya University, Hiroshima University, Kyushu University, Osaka University, Okayama University, Tottori University, Gifu University, Shizuoka University dan Kokushikan University

Biaya untuk peserta adalah:

Mahasiswa S1: Rp50.000
Mahasiswa Pasca Sarjana, Dosen dan Umum: Rp.100.000

Cara pendaftaran peserta

  1. Kirim SMS ke 085713666679 dengan format
    NAMA LENGKAP DAN GELAR#ASAL
  2. Transfer biaya pendaftaran ke BNI 0178839442 a/n Dyah Yuni Kurniawati
  3. Konfirmasi pembayaran melalui SMS atau WA ke 085713666679 dengan menyertakan bukti transfer dan scan (foto) kartu mahasiswa jika peserta adalah mahasiswa S1

Segera daftarkan diri anda, karena kuota terbatas

Seminar Pendidikan dan Budaya Jepang

Seminar Pendidikan dan Budaya Jepang

May
4
2015

Memperkenalkan Rural Tourism ala Jepang di Ponorogo

Rural tourism atau desa wisata adalah salah satu program kepariwisataan yang diusung oleh hampir semua negara di dunia. Pemerintah juga telah menjadikannya sebagai salah satu program unggulan kepariwisataan. Mengapa destinasi wisata bergerak ke daerah pedesaan? Banyak pakar yang berargumen bahwa terjadi kejenuhan wisatawan pada jenis-jenis objek wisata yang bersifat artifisial, dan adanya kecenderungan baru untuk menikmati suasana yang lebih alami. Wisatawan yang umumnya berasal dari daerah perkotaan menghendaki objek wisata yang sifatnya menawarkan kehidupan yang lebih slow, terhindar dari hiruk pikuk dan kebisingan perkotaan. Rural tourism menjawab keinginan ini. Baca Selanjutnya »

Mar
3
2015

Program Well Being in Asia I

Tanggal 27 Jan 2015 sd 2 Februari 2015, telah berlangsung Program Well Being in Asia I, yang merupakan program kerjasama Nagoya University, UNS dan UNDIP. Dari pihak UNS, Tim Pelaksana dibentuk dengan melibatkan Danar Praseptiangga (PSJ), Murni Ramli (PSJ), Taufiq Al Makmun (IO UNS), Brian Wasita (PSJ, FK), Sutrisno Hadi P (FP). Baca Selanjutnya »

Mar
3
2015

Museum Pendidikan Islam Mambaul Ulum dan PSJ

Tanggal 18 Februari 2015 sebuah peristiwa bersejarah berlangsung di MAN 2 Surakarta yaitu peresmian Museum Pendidikan Islam Mambaul Ulum, yang dapat dikatakan sebagai museum pendidikan Islam pertama di Indonesia. MAN 2 Surakarta adalah perkembangan lanjut dari Madrasah Mambaul Ulum yang dibangun oleh Pakubuwono X pada tahun 1905. Pusat Studi Jepang diundang secara khusus dalam acara tersebut, dan Kepala PSJ dan Sekretaris PSJ berkesempatan menghadirinya. Baca Selanjutnya »

Feb
13
2015

Angket minat mahasiswa UNS terhadap ke-Jepang-an

Kepada seluruh mahasiswa Universitas Sebelas Maret yang memiliki minat terhadap ke-Jepang-an mohon untuk mengisi angket di link berikut ini http://goo.gl/forms/FD8aA4tG4A

Terima Kasih

Nov
20
2014

Introduksi Super Science High School Project Model Jepang

Pusat Studi Jepang pada tahun 2014 menyelenggarakan penelitian tentang Introduksi dan Adaptasi Program Super Science Model Jepang di SMA. Penelitian didanai oleh Hibah Penelitian Perkuatan Institusi UNS, berlangsung selama satu tahun. Riset analisis program Super Science High School (SSHs) telah dilaksanakan pada tahun 2013 melalui pendanaan yang disponsori oleh Graduate School of Education and Human Development Nagoya University. Baca Selanjutnya »

Apr
3
2014

PAUD : Harus Dimulai dari Aktivitas Gerakan Fisik

Tanggal 26 Maret 20114, kembali PSJ mengadakan kerjasama kedua dengan PGPAUD FKIP UNS untuk menyelenggarakan sesi II Sosialisasi PAUD Jepang, dalam bentuk Seminar Nasional “Aktivitas Gerak Anak Usia Dini”. Baca Selanjutnya »